Jaman 4.0

Hostmantis Web Hosting
Spread the love

Jaman 4.0

Ketika jalan-jalan di sebuah Mall dan saya ingin membeli sebuah barang, harganya Rp. 2 juta, tiba-tiba anak saya menunjukkan mobile phone nya dan bilang di on-line hanya 1.5 saja, dan gratis ongkir. Maka pelahan saya menarik diri dan tidak jadi membeli, lalu anak saya memesan-kan online. Kitapun mulai menyadari mall menjadi sepi, pengiriman online menjadi ramai, dan jaman telah berubah.

Menonton di Blitz Megaplex lalu saya mengamati antrean pembelian tiket, ternyata antrean untuk pesanan online, atreannya lebih panjang, daripada yang beli tiket secara tradisional.

Ketika teman saya ke eropa dia bilang 2 minggu liburan selalu nginap di Airbnb, dengan segala suka dukanya, dari lokasi yang bagus sampe kamar mandi yang ternyata jorok.

Dunia maya melejit dengan hebat disemua sector. Pemain-pemain raksasa berperang dengan tajam. Pemain off-line mulai berguguran. Peraturan belum sempat jadi sudah tidak relavan lagi. Dunia maju lebih cepat dari hirarki hukum dan aturan main.

Jaman baru membuat kita bisa membeli dengan lebih murah semua barang karena persaingan yang super hebat di dunia maya. Uang kita dalam jumlah yang sama bisa belanja lebih banyak barang, taraf hidup kita jadi lebih baik, dan kenikmatan kehidupan kita menjadi lebih tinggi. Secara tidak langsung sebenarnya digital ekonomi menekan “inflasi” dengan sangat hebat.

Karyawan yang baru bekerja dua tahun, sudah bisa berlibur ke manca negara, karena sekarang semua murah, semua online, dan semua informasi tersedia dengan mudah. Pilihan jadi banyak, dan semuanya dengan mudah tersedia di handphone kita.

Seorang mahasiswa tiba2 menjadi sukses menjual sebuah produk on-line, dan menjadi terkenal, yang kemudian setahun kemudian sudah tidak lagi laku dan bisnisnya telah ditutup. Ini lah persaingan dunia baru yang mudah dimasuki siapa saja, tetapi kompetisinya brutal. Segalanya serba mendadak, serba cepat dan serba instant.

Setiap minggu buka coffee shop baru, resto baru, hotel baru, semuanya menawarkan berbagai kelebihan, 90 persen akan tutup, tetapi semangat bisnis baru terus saja mengalir pada ekonomi kita.

Sebagai seorang entrepreneur selama 33 tahun, sayapun gamang, kalau harus masuk pada jaman baru ini. Mungkin hanya karena telah merasa tua, dan ditinggal jaman saja. Saya melihat masa depan dengan antusiasme tinggi bahwa kita semua akan menjadi lebih baik, ekonomi akan positip, dan kehidupan akan semakin Makmur.

Telah terjadi perubahan struktur bisnis dan kehidupan kita yang harus kita pandang dengan cara berbeda. Mungkin hanya sebuah pikiran sederhana saya saja: Segalanya telah berubah, jaman yang baru, ada yang bilang jaman 4.0, inilah yang terpampang dihadapan kita, mau atau tidak mau.

Kita juga harus ikut berubah dengan lebih cepat, atau kita akan ditinggal jaman. Salam perubahan.

Tanadi Santoso. Surabaya, 27 Maret 2019


Spread the love

Namesilo Domain Registration

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + 7 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.